http://hermawayne.blogspot.com
Jangan pernah lewatkan tempat ini jika Anda pergi ke Spanyol. Kebun ini juga disebut sebagai bentuk seni lansekap. Ini adalah tempat yang sangat indah terletak di dataran tinggi. Ada Pegunungan Sierra Nevada di dekatnya. Kebun dari abad ke-13. Sebelumnya hanya dipenuhi dengan kebun-kebun dan padang rumput hijau. Selama periode waktu, mereka telah berkembang menjadi tempat yang sangat indah penuh dengan bunga mawar dan bunga bakung dan juga kolam renang. Merupakan tempat untuk memanjakan mata jika Anda duduk dan memandangi keindahan alam di sana. Menikmati keindahan hijau dengan kicau burung dan aroma bunga.

Kerabat terdekat serangga ini adalah lalat capung. Entomolog Arnold Staniczek mengaku fosil baru ini sangat menarik.

Pasalnya, larva serangga ini menyerupai udang air tawar. Selain itu, para peneliti mengaku menemukan asal muasal sayap serangga ini. Peneliti yakin seperti ditulis Dailymail, sayap serangga ini muncul dari plat punggung dan sayap ini berkembang dari kakinya.

Ilmuwan menemukan spesies bunglon mini yang sekaligus dinobatkan sebagai reptil terkecil. Bunglon itu begitu kecil, dan ukurannya hanya sedikit lebih besar dari kuku dan bisa bertengger di pentul korek api.
Spesies bunglon terkecil itu dinamai Brookesia micra. Panjang spesimen yang ditemukan berupa bunglon jantan hanya sepanjang 16 mm. Ilmuwan memperkirakan bahwa jantan dan betina spesies itu bisa tumbuh maksimal hanya 30 mm. Temukan informasi unik lainnya hanya di : Klik > Kumpulan 7 Informasi Unik Dan Menarik

Frank Glaw, pimpinan peneliti, mengungkapkan bahwa spesies itu ditemukan di Madagascar lewat ekspedisi pada malam hari tahun 2003-2007. Ilmuwan mengakui bahwa spesies tersebut tidak terlalu sulit untuk ditangkap sebab hanya memanjat ranting pohoon setinggi 10 cm.

“Mereka tidur dan Anda bisa mengambilnya dengan mudah. Ini seperti mengambil strawberry. Mereka tidak bergerak semalaman penuh,” ungkap Glaw yang merupakan ilmuwan Museum of natural History di Munich, Jerman, seperti dikutip Our Amazing Planet, Selasa (14/2/2012).

Berkomentar tentang hasil penelitian, Ted Townsend dari San Diego State University seperti dikutip Daily Mail, Selasa, menuturkan, “Ukuran bunglon menunjukkan bahwa hewan itu telah berevolusi di Madagascar dari nenek moyang yang kecil, tak seperti bunglon besar dan warna-warni yang kita kenal.” Kertas Dapat Sebagai Bahan Baku Robot

Selain Brookesia micra, ilmuwan juga menemukan tiga jenis bunglon lainnya. Ilmuwan juga memprediksi bahwa mungkin ada bunglon lain yang lebih kecil. Bunglon-bunglon yang ditemukan sangat rentan pada kerusakan habitat.

Sumber : http://serbatujuh.blogspot.com/2012/02/penemuan-bunglon-sebesar-kuku.html#ixzz13LRf1SOL